LANGKAT 26/09/2026. Harian Indonesia com
Kondisi bangunan fisik dan fasilitas umum di Sekolah Dasar (SD) Negeri 050652 Perkebunan Sei Musam, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menuai sorotan masyarakat.
Pasalnya, sejumlah sarana pendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut dinilai tidak terawat, sehingga memicu pertanyaan publik terkait alokasi penggunaan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, beberapa bagian plafon ruang kelas tampak bolong dan rusak.
Selain itu, susunan meja dan kursi belajar terlihat tidak teratur, serta beberapa pintu ruang kelas mengalami kerusakan pada bagian gagang kuncinya.
Kondisi sarana sanitasi juga tak kalah memprihatinkan. Fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di lingkungan sekolah kurang mendapatkan perawatan optimal, ditambah lagi ketersediaan air bersih yang belum tertangani dengan baik untuk memenuhi kebutuhan harian para siswa dan guru.
Kondisi ini menimbulkan keprihatinan di kalangan warga dan orang tua murid. Dana BOS yang rutin disalurkan oleh pemerintah pusat sejatinya difungsikan untuk pemeliharaan sarana prasarana serta peningkatan mutu operasional sekolah. Minimnya pemeliharaan gedung membuat masyarakat mempertanyakan efektivitas dan transparansi manajemen penganggaran yang dilakukan oleh pihak sekolah.
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat serta Kepala Sekolah SD Negeri 050652 Perkebunan Sei Musam untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan terkait penggunaan dana perbaikan sarana prasarana sekolah tersebut.
Dugaan penggunaan dana BOS tidak transparan .
Mohon dinas terkait segera menindak lanjuti nya .
Penulis Hambali .
