MUARADUA. media Harian Indonesian. com
Muaradua, 18/06/2026 – Suara takbir pecah, disusul isak tangis haru. Kamis pagi, pelataran Masjid Agung Al-Muhtadin berubah jadi lautan pelukan. Pemkab OKU Selatan menjemput kepulangan jamaah haji 1447 H/2026 M yang baru mendarat di Bumi Seribu Bukit.
Setelah lebih 40 hari menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci, para tamu Allah akhirnya kembali dalam keadaan sehat. Penyambutan berlangsung khidmat, dihadiri Bupati Abusama, Forkopimda, Sekda, Kemenag, TNI-Polri, Pengadilan Agama, kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan keluarga jamaah.
Bupati Abusama maju ke depan jamaah dengan senyum dan doa. Atas nama pemerintah dan masyarakat, beliau mengucapkan selamat datang.
“Haji mabrur itu amanah. Semoga kesabaran, keikhlasan, dan semangat persaudaraan yang bapak ibu dapat di Arafah, Muzdalifah, Mina, terus hidup di OKU Selatan,” ujar Bupati.
Beliau mengajak seluruh warga bersyukur. Kemudahan dan keselamatan selama sebulan lebih beribadah adalah karunia yang wajib disyukuri bersama.
Tak hanya sambutan, Bupati juga menitip pesan penting. Jamaah haji diminta menjadi teladan dan penggerak kebaikan di lingkungan.
“Kami titip OKU Selatan dalam doa bapak ibu. Jadilah perekat umat, penguat persatuan. Pulang membawa cahaya, lalu sebar cahaya itu ke kampung halaman masing-masing,” pinta Bupati menutup sambutan.
Pemkab menyampaikan terima kasih kepada Kemenag, Kementerian Haji & Umrah, Polres, Kodim 0403/OKU, Kejari, Bank Sumsel Babel, dan seluruh pihak yang mengawal dari pemberangkatan hingga pemulangan.
Puncak haru terjadi saat keluarga berlari memeluk hujjaj yang baru tiba. Lelah perjalanan panjang, rindu sebulan lebih, semua lunas dalam satu dekapan.
Kini tugas baru menanti: menjaga kemabruran haji. Dari Arafah ke Al-Muhtadin, perjalanan ibadah berakhir. Perjalanan akhlak baru saja dimulai.
Romy Batara 94
