BUAY RAWAN, OKU
15/07/2026.media Harian Indonesian com
Menanggapi tudingan tersebut, pihak kontraktor pelaksana melalui perwakilannya menyampaikan klarifikasi dan sanggahan resmi sebagai berikut:
Terkait Kondisi Retak dan Patah
“Kami menolak tuduhan bahwa kami bekerja asal jadi atau mengorbankan kualitas demi keuntungan. Seluruh campuran beton dan material yang digunakan telah sesuai spesifikasi teknis dan standar yang disyaratkan dalam kontrak. Retak halus yang terjadi saat ini masih dalam batas wajar proses pengerasan alami beton. Adapun bagian yang terlihat patah, diduga kuat disebabkan oleh beban kendaraan berat yang melintas sebelum masa pengeringan sempurna selesai, serta faktor drainase yang belum tertata sempurna sehingga air menggenang di pinggir jalan.”
Terkait Status “Proyek Siluman” dan Administrasi
“Pernyataan tidak adanya plang proyek adalah keliru. Plang identitas telah kami pasang sejak awal, namun terlepas dan rusak diterjang hujan deras dan angin kencang beberapa hari lalu. Kami akan segera memasang kembali plang baru. Seluruh dokumen administrasi, pagu anggaran, izin kerja, dan berkas pertanggungjawaban tersimpan lengkap dan dapat diperiksa di kantor dinas terkait maupun kantor kami.”
Terkait Dugaan Pengabaian Kualitas
“Tenaga kerja yang kami kerahkan adalah tenaga terlatih, dan proses pengerjaan selalu diawasi petugas teknis lapangan. Warga tidak dilibatkan langsung dalam pekerjaan fisik karena membutuhkan keahlian khusus, namun kami selalu terbuka jika ingin memantau dari jarak aman. Kami berkomitmen melakukan perbaikan gratis pada bagian yang tidak sempurna segera setelah kondisi cuaca membaik.”
“Kami berharap masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan hal-hal yang belum pasti. Kami siap diajak bersama-sama meninjau lokasi, memeriksa berkas, dan berkoordinasi agar jalan ini benar-benar bermanfaat dan awet bagi warga Bumi Agung Jaya.”
Romy Batara 94
