media Harian Indonesian com KUALA LANGKAT 16/06/2026
Masyarakat di wilayah kerja PLN Cabang Kuala belakangan ini dirundung keresahan mendalam. Pasalnya, aliran listrik di kawasan tersebut mengalami gangguan yang terus berulang, dengan pola hidup-mati yang tidak menentu.
Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas keseharian warga, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran serius terkait potensi kerusakan barang-barang elektronik rumah tangga.
Frekuensi pemadaman dan penyalaan listrik yang mendadak—atau yang sering disebut warga sebagai kondisi “kedap-kedip”—diyakini dapat memicu lonjakan tegangan (voltage spike) yang merusak komponen perangkat elektronik sensitif, seperti televisi, kulkas, komputer, hingga mesin pompa air.
“Sudah sangat sering terjadi. Listrik nyala, mati lagi, terus nyala lagi dalam durasi yang singkat. Kami takut barang-barang elektronik kami rusak karena seringnya mati-hidup mendadak seperti ini,” ujar salah satu warga yang merasa dirugikan dengan situasi tersebut.
Ketidakpastian ini membuat warga terpaksa harus lebih waspada dan mencabut berbagai peralatan listrik saat kondisi cuaca memburuk atau saat ketidakstabilan arus mulai terasa. Namun, bagi banyak warga, langkah ini bukanlah solusi jangka panjang.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat mendesak pihak PLN Cabang Kuala untuk segera memberikan penjelasan transparan mengenai penyebab ketidakstabilan arus listrik tersebut serta melakukan perbaikan teknis yang nyata. Warga berharap agar ada langkah konkret agar kualitas layanan listrik dapat kembali normal dan memberikan rasa aman bagi pelanggan.
(Hambali)
