harian Indonesia.comMUARADUA, 7 Mei 2026
Air mata tak terbendung di Masjid Agung Al-Muhtadin Muaradua, Kamis (7/5/2026) malam. Peluk cium keluarga mengiringi langkah 125 Jamaah Calon Haji OKU Selatan yang resmi dilepas Bupati Abusama, S.H. menuju Asrama Haji Palembang.
Malam itu, Bumi Serasan Seandanan mengirim duta terbaiknya ke Tanah Suci. Dari remaja 19 tahun hingga nenek 86 tahun, semua satu tujuan: penuhi panggilan Allah.
Kabag Kesra Setda OKU Selatan Ruswani merinci, dari 126 nama awal, 1 jamaah berpulang lebih dulu. Maka 125 orang yang berangkat: 59 laki-laki, 66 perempuan.
Yang bikin merinding: jamaah termuda baru 19 tahun dari Kisam Tinggi. Yang tertua 86 tahun dari Sungai Are. Beda 67 tahun, tapi rukun dan wukufnya sama.
“Mereka ini pejuang. Ada yang nabung puluhan tahun, ada yang jual kebun, demi talbiyah di depan Ka’bah,” bisik seorang keluarga.
Seluruh jamaah masuk Kloter 2 dan akan terbang Sabtu, 9 Mei 2026. Pemkab OKUS tak main-main: bus ber-AC disiapkan dari Muaradua ke Palembang, plus uang saku untuk pegangan di tanah rantau.
Di hadapan Wakil Bupati, FKPD, Sekda, Ketua TP PKK, GOW, DWP, Kakanmenag, ormas Islam, dan ratusan keluarga, Bupati Abusama berpesan tegas tapi teduh.
“Ini perjalanan sakral. Haji itu berat. Dompet harus kuat, iman harus tebal, badan harus fit. Titip pesan: jaga kesehatan, jaga kekompakan. Yang muda bantu yang sepuh. Yang tahu bantu yang belum paham,” ucap Bupati disambut anggukan jamaah.
“Pulangnya nanti bawa haji mabrur, bukan cuma oleh-oleh,” tambah Bupati, bikin jamaah tersenyum berlinang.
Tahun ini jamaah OKUS didominasi lansia. Tapi semangatnya muda. Mereka yakin, Allah yang memanggil, Allah juga yang menguatkan.
Dari Muaradua malam itu, 125 doa terbang bersama 125 koper. Doa yang sama dari satu kabupaten: sehat berangkat, khusyuk beribadah, selamat pulang.
Romy Batara 94
