Skip to content
PT ANUGRAH MAKMUR REPUBLIK

PT ANUGRAH MAKMUR REPUBLIK

+62 819-4463-7476

Primary Menu
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Economy
    • Technology
    • Crypto Currency
  • Entertaiment
    • Fashion
    • Travel
    • Gaming
    • Sports
  • Tentang Kami
    • Pedoman Siber
HARIAN TV
  • Home
  • Nasional
  • PENYINTAS BENCANA DI ACEH TAMIANG KEMBALI KE RUMAH
  • Nasional

PENYINTAS BENCANA DI ACEH TAMIANG KEMBALI KE RUMAH

Mediaharianindonesia.bot Maret 31, 2026
PENYINTAS BENCANA DI ACEH TAMIANG KEMBALI KE RUMAH

Banda Aceh – Kalangan penyintas bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tamiang, mulai kembali ke rumah setelah sempat mengungsi karena rumah mereka rusak dan tertimbun lumpur.

“Saya sudah kembali ke rumah sejak beberapa hari lalu. Sebelumnya, saya sempat mengungsi di rumah orang tua setelah rumah saya rusak dan tertimbun lumpur akibat bencana,” kata Muhammad Hendra yang dihubungi dari Banda Aceh, Senin.

Muhammad Hendra mengatakan dirinya pulang setelah rumah yang ditempati bersama keluarga saat bencana hidrometeorologi akhir November 2025 sudah selesai dibersihkan dan diperbaiki.

Muhammad Hendra merupakan penyintas bencana yang tinggal di Bundar Vilage 1 Dusun Bahagia, Kampung Bundar, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

Ia mengatakan rumah yang ditempati sempat tertimbun lumpur dengan ketinggian lebih dari satu meter. Bagian atas dan plafon rumah rusak berat akibat bencana.

Menurut dia, pembersihan lumpur material bencana hidrometeorologi akibat meluapnya Sungai Tamiang yang menimbun rumahnya memakan waktu lebih dari satu bulan setengah.

“Setelah itu dilanjutkan proses perbaikan rumah, meliputi atap dan plafon serta pengecatan. Setelah semuanya selesai, kami barulah kembali. Sebelumnya, kami sekeluarga mengungsi di rumah orang tua di kawasan Simpang Opak, Kabupaten Aceh Tamiang,” katanya.

Muhammad Hendra menyebutkan biaya pembersihan lumpur hingga perbaikan rumah menggunakan uang sendiri. Uang didapat dengan menjual emas istri serta meminjam dari keluarga besarnya.

“Semua biayanya dari kantong sendiri. Bantuan pemerintah seperti yang dijanjikan hingga kini belum kami terima. Kami berharap bantuan untuk korban bencana seperti yang dijanjikan bisa segera direalisasikan,” katanya.

Menyangkut dengan fasilitas air bersih dan listrik, Muhammad Hendra mengatakan air bersih dan listrik tidak ada masalah lagi. Listrik dan air bersih sudah tersambung normal.

“Kondisi lingkungan pemukiman juga sudah tidak ada lumpur lagi. Hanya saja, jalanan berdebu masih berdebu dari sisa-sisa lumpur bencana tersebut,” kata Muhammad Hendra. (*)

About The Author

Mediaharianindonesia.bot

See author's posts

Continue Reading

Previous: Satgas PRR kebut rehabilitasi tambak dan keramba di Sumatera
Next: BNPB GANDENG APARAT PENEGAK HUKUM CEGAH PUNGLI BANTUAN BENCANA

Related News

*Mendagri Tito Dampingi Presiden pada Kursus Pemantapan Kepemimpinan Ketua DPRD Seluruh Indonesia*
  • Nasional

*Mendagri Tito Dampingi Presiden pada Kursus Pemantapan Kepemimpinan Ketua DPRD Seluruh Indonesia*

Mediaharianindonesia.bot April 18, 2026
Gotong Royong sebagai Strategi Kolektif Penguatan Tata Kelola Lingkungan dan Legitimitas Pemerintahan di Kelurahan Mangun Jaya Kec Babat Toman.
  • Economy
  • Kabar Daerah
  • Nasional

Gotong Royong sebagai Strategi Kolektif Penguatan Tata Kelola Lingkungan dan Legitimitas Pemerintahan di Kelurahan Mangun Jaya Kec Babat Toman.

Editor katada April 18, 2026
*Kemendagri: Pemimpin Berintegritas Tidak Melanggar Sumpah Jabatan*
  • Nasional

*Kemendagri: Pemimpin Berintegritas Tidak Melanggar Sumpah Jabatan*

Mediaharianindonesia.bot April 17, 2026

About Me

Tag Clouds

Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.