Media Hariaan Indonesia_
MUARADUA, 8 Mei 2026
Tangis haru pecah jadi senyum lebar di Desa Galang Tinggi, Kecamatan Mekakau Ilir, Jumat (8/5/2026). Setelah puluhan tahun menunggu, warga akhirnya genggam bukti sah atas tanahnya: sertipikat PTSL dari BPN OKU Selatan.
Momen sakral itu tertangkap di flyer Instagram @atrbpn_okus yang viral dibagikan ulang “Rama BPN”. Seorang ibu tak kuasa sembunyikan bahagia, sertipikat di tangan, diapit petugas BPN berseragam. Tatapannya bicara: ini hari kemerdekaan tanah saya.
Mengusung BerAKHLAK dan Melayani, Profesional, Terpercaya, BPN OKU Selatan tak sekadar bagi-bagi kertas. Ini soal kepastian hukum. Soal tidur nyenyak tanpa takut sengketa. Soal pintu bank yang kini terbuka untuk modal usaha.
“Penyerahan Sertipikat PTSL sebagai Wujud Komitmen Pelayanan untuk Masyarakat di Desa Galang Tinggi, Kec. Mekakau Ilir,” tulis caption resmi @atrbpn_okus.
Galang Tinggi bukan desa pinggir jalan raya. Tapi BPN OKU Selatan datang. Ukur, bereskan berkas, serahkan langsung. Gratis. Tanpa pungli. Itulah PTSL: Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap. harian Indonesia.com
“Alhamdulillah, tanah warisan bapak akhirnya resmi punya surat. Dulu takut digusur, sekarang tenang. Terima kasih BPN, ngurusnya gampang,” kata seorang penerima, matanya berkaca-kaca.
Langkah BPN OKU Selatan ini menampar keras praktik calo tanah. Ini amunisi nyata mengejar target Kementerian ATR/BPN:
Dari Galang Tinggi, pesan itu menggema: negara hadir sampai ke pelosok. Dan hari ini, warga Mekakau Ilir tersenyum paling lebar.
Romy Batara 94_
