Skip to content
PT ANUGRAH MAKMUR REPUBLIK

PT ANUGRAH MAKMUR REPUBLIK

+62 819-4463-7476

Primary Menu
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Economy
    • Technology
    • Crypto Currency
  • Entertaiment
    • Fashion
    • Travel
    • Gaming
    • Sports
  • Tentang Kami
    • Pedoman Siber
HARIAN TV
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • “No Titip, No Jastip!” Bupati Egi Tegas: Tak Ada Ampun bagi Kecurangan SPMB di Lampung Selatan
  • Kabar Daerah

“No Titip, No Jastip!” Bupati Egi Tegas: Tak Ada Ampun bagi Kecurangan SPMB di Lampung Selatan

Mediaharianindonesia.bot Mei 21, 2026
“No Titip, No Jastip!” Bupati Egi Tegas: Tak Ada Ampun bagi Kecurangan SPMB di Lampung Selatan

LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menegaskan komitmennya menciptakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang bersih, adil, dan bebas dari praktik titip-menitip.

Komitmen itu ditegaskan langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dengan pesan tegas: “No Titip, No Jastip, Transparan dan Objektif.”

Pesan itu disampaikan Bupati Egi saat menghadiri Penandatanganan Pakta Integritas SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Krakatau Kantor Bupati, Kamis (21/5/2026), di hadapan kepala sekolah, pengawas, serta jajaran pendidikan se-Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam arahannya, Egi menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap segala bentuk kecurangan dalam proses penerimaan murid baru.

“Jangan main-main. Kalau ada laporan dan terbukti, saya tidak segan-segan bertindak,” tegasnya.

Menurut Egi, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas masa depan daerah. Karena itu, proses penerimaan siswa harus dijalankan secara adil agar seluruh anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan.

“Pendidikan adalah wajah masa depan bangsa. Dampaknya mungkin baru terasa 10 sampai 15 tahun ke depan, tetapi inilah investasi paling penting. Kita ingin sekolah menjadi ruang yang adil dan memberi kesempatan yang sama bagi seluruh anak-anak,” ujarnya.

Ia menekankan, gerakan “No Titip, No Jastip” bukan sekadar slogan seremonial, melainkan prinsip yang wajib dijalankan oleh seluruh unsur pendidikan di Lampung Selatan.

Bupati Egi juga mengingatkan kepala sekolah agar tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang mengatasnamakan pejabat daerah untuk meloloskan calon siswa tertentu.

“Kadang-kadang ada yang mengaku saudara bupati atau tim sukses bupati, padahal belum tentu benar. Jangan mudah percaya. Kalau ada yang mengatasnamakan saya, silakan konfirmasi langsung,” katanya.

Ia memastikan pengawasan akan dilakukan secara ketat dan berkelanjutan untuk menutup seluruh celah pelanggaran.

“Saya titip betul, jangan main-main. Cepat atau lambat, kalau ada apa-apa di Kabupaten Lampung Selatan pasti sampai ke saya,” lanjutnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan, Syaifulloh, mengatakan penandatanganan pakta integritas menjadi penguatan komitmen bersama dalam membangun tata kelola pendidikan yang bersih, profesional, dan akuntabel.

Tahun ini, kata Syaifulloh, Pemkab Lampung Selatan menghadirkan sejumlah terobosan baru dalam pelaksanaan SPMB, salah satunya penerapan sistem pendaftaran secara daring (online) yang menggantikan sistem luring pada tahun sebelumnya.

Selain itu, diterapkan pula sistem penguncian kuota yang telah terintegrasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sehingga sekolah tidak dapat menambah jumlah siswa ataupun membuka kelas baru secara sepihak setelah kuota terpenuhi.

“Hal ini untuk menjaga kualitas pendidikan, menghindari kelas over kapasitas, sekaligus mencegah adanya siswa susulan setelah penerimaan ditutup,” jelas Syaifulloh.

Pada Tahun Ajaran 2026/2027, kuota penerimaan SD Negeri di Kabupaten Lampung Selatan mencapai 19.894 siswa yang tersebar di 469 sekolah, sedangkan SMP Negeri menyediakan 9.279 kursi di 63 sekolah.

Untuk jenjang SMP, jalur penerimaan meliputi domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi, sementara jenjang SD melalui jalur domisili, afirmasi, dan prestasi. Pendaftaran SD dijadwalkan berlangsung 8-12 Juni 2026, sedangkan SMP 22-26 Juni 2026.

Dengan penegasan tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap pelaksanaan SPMB tahun ini benar-benar menjadi momentum membangun kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan yang bersih, transparan, dan berintegritas. (ptm-Kmf)

About The Author

Mediaharianindonesia.bot

See author's posts

Continue Reading

Previous: Pemkab Lampung Selatan Gandeng Universitas Indonesia Mandiri, 14 Perangkat Daerah Kolaborasi Percepat Pembangunan Daerah
Next: Pemprov Lampung Dorong Kolaborasi Multisektoral Percepat Eliminasi TBC di Pesawaran

Related News

Pemprov Lampung Dorong Kolaborasi Multisektoral Percepat Eliminasi TBC di Pesawaran
  • Kabar Daerah

Pemprov Lampung Dorong Kolaborasi Multisektoral Percepat Eliminasi TBC di Pesawaran

Mediaharianindonesia.bot Mei 21, 2026
Pemkab Lampung Selatan Gandeng Universitas Indonesia Mandiri, 14 Perangkat Daerah Kolaborasi Percepat Pembangunan Daerah
  • Kabar Daerah

Pemkab Lampung Selatan Gandeng Universitas Indonesia Mandiri, 14 Perangkat Daerah Kolaborasi Percepat Pembangunan Daerah

Mediaharianindonesia.bot Mei 21, 2026
Bupati Egi Dorong Santripreneur, Pesantren di Lampung Selatan Disiapkan Cetak Generasi Religius dan Mandiri
  • Kabar Daerah

Bupati Egi Dorong Santripreneur, Pesantren di Lampung Selatan Disiapkan Cetak Generasi Religius dan Mandiri

Mediaharianindonesia.bot Mei 21, 2026

About Me

Tag Clouds

Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.