Mandailing Natal, 28 Oktober 2026 Harian Indonesia com
AMPUH MADINA DAN KADIS PENDIDIKAN SALAM OK, SEPAKAT DORONG KEMAJUAN DUNIA PENDIDIKAN DI MANDAILING NATAL
Mandailing Natal, 28 Oktober 2026
Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (AMPUH) Kabupaten Mandailing Natal menjalin komunikasi positif dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal, dr. Muhammad Faisal Situmorang, terkait perhatian terhadap kondisi sekolah yang menjadi sorotan AMPUH Madina.
Pertemuan dan komunikasi tersebut menjadi momentum penting untuk membangun sinergi antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, khususnya terkait kondisi sarana dan prasarana sekolah yang membutuhkan perhatian serius.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal, dr. Muhammad Faisal Situmorang, menyampaikan bahwa dirinya turut prihatin melihat kondisi sekolah yang menjadi perhatian AMPUH Madina. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan demi kemajuan sekolah tersebut.
“Saya sebenarnya turut prihatin melihat kondisi sekolah tersebut. Kita akan mengambil langkah demi kemajuan sekolah itu. Saya berharap kepada rekan-rekan AMPUH Madina agar bersama-sama kita menjadikan dunia pendidikan di Kabupaten Mandailing Natal semakin baik,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut diharapkan menjadi awal yang baik bagi upaya pembenahan dunia pendidikan, sekaligus mendorong agar persoalan yang disampaikan masyarakat mendapatkan perhatian dan tindak lanjut yang nyata.
Ketua DPC AMPUH Kabupaten Mandailing Natal, Dastarman Lubis, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal atas respons positif terhadap berbagai hal yang telah disampaikan AMPUH Madina.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal, dr. Muhammad Faisal Situmorang, yang telah memberikan respons positif terhadap apa yang kami sampaikan. Bagi kami, ini merupakan langkah awal yang baik untuk membangun komunikasi dan kerja sama demi perbaikan dunia pendidikan di Kabupaten Mandailing Natal,” ujar Dastarman
Ia menegaskan bahwa kehadiran AMPUH bukan untuk mencari kesalahan atau membangun pertentangan dengan pemerintah, melainkan menjalankan fungsi kontrol sosial agar pelayanan publik, khususnya sektor pendidikan, dapat berjalan lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, kritik dan masukan yang disampaikan AMPUH MADINA harus dipandang sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi penerus bangsa. Sebab, sekolah bukan sekadar tempat berlangsungnya proses belajar-mengajar, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter, menanamkan nilai moral, serta mempersiapkan generasi yang cerdas dan berdaya saing.
Harapan kami, apa yang telah disampaikan tidak berhenti sebatas komunikasi atau janji, tetapi benar-benar ditindaklanjuti melalui langkah konkret. Anak-anak kita berhak mendapatkan lingkungan belajar yang layak, aman, bersih, dan mendukung proses pendidikan. Jangan sampai persoalan fasilitas sekolah menghambat kenyamanan dan hak peserta didik dalam memperoleh pendidikan yang baik,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dastarman Lubis juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolres Mandailing Natal melalui Satuan Intelkam Polres Mandailing Natal yang telah melakukan koordinasi terkait penyampaian aspirasi AMPUH Madina.
Menurut Dastarman, koordinasi tersebut merupakan bagian penting dalam menjaga komunikasi yang baik antara masyarakat, aparat keamanan, dan pemerintah, sehingga penyampaian pendapat di muka umum dapat berlangsung tertib, aman, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Ungkapnya
Reporter. Ibnu Agusmar
