Harian Indonesia .com
Juma’at, 31 Juli 2026
SAMBAS Komitmen mengawal transparansi dan akuntabilitas pembangunan kembali ditunjukkan Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Wartawan Internasional (DPD ASWIN) Kalimantan Barat. Melalui Tim Monitoring yang dipimpin Kepala Bidang Investigasi Nardi M, DPD ASWIN Kalbar melakukan inspeksi lapangan terhadap Proyek Peningkatan Daerah Irigasi Rawa Tebas Komplek Kabupaten Sambas Tahun Anggaran 2026 yang dikelola Balai Wilayah Sungai Kalimantan I (BWSK I) Pontianak.
Monitoring dilakukan untuk memastikan secara langsung kesesuaian progres pekerjaan, mutu konstruksi, volume pekerjaan, serta penerapan spesifikasi teknis di lapangan. Langkah ini merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial organisasi dalam mengawal penggunaan anggaran negara agar tepat sasaran, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Tim Monitoring DPD ASWIN Kalbar disambut oleh Wiwit Wijanarko, ST, Manajer Teknik PT Anugerah Bayuarya Perkasa. Kepada awak media, Wiwit menjelaskan bahwa progres fisik pekerjaan saat ini telah mencapai sekitar 85 persen.
Alhamdulillah progres pekerjaan sudah mencapai sekitar 85 persen. Kami berharap kondisi cuaca tetap bersahabat sehingga target penyelesaian pekerjaan dapat tercapai tepat waktu tanpa mengurangi kualitas hasil pekerjaan, ujar Wiwit.
Ia menegaskan bahwa setiap tahapan pekerjaan terus diawasi secara ketat agar mutu material, dimensi konstruksi, volume pekerjaan, dan kualitas pelaksanaan tetap mengacu pada spesifikasi teknis serta ketentuan kontrak.
Berdasarkan hasil observasi langsung di lapangan, Tim Monitoring DPD ASWIN Kalbar menilai pelaksanaan proyek menunjukkan capaian yang positif. Sejumlah item pekerjaan yang diamati dinilai telah memenuhi aspek kualitas, kuantitas, dan standar teknis sebagaimana dipersyaratkan dalam dokumen pekerjaan.
Kepala Bidang Investigasi DPD ASWIN Kalbar, Nardi M, menyampaikan apresiasi kepada BWSK I Pontianak, konsultan pengawas, konsultan perencana, dan pihak pelaksana atas komitmennya menjaga mutu pembangunan.
Kami melakukan monitoring secara independen dengan melihat langsung kondisi pekerjaan di lapangan. Dari hasil pengamatan yang kami lakukan, kualitas pekerjaan, kuantitas volume, serta pelaksanaan teknis menunjukkan capaian yang baik dan dinilai telah sesuai dengan standar yang dipersyaratkan. Kami mengapresiasi komitmen seluruh pihak yang terus menjaga kualitas pembangunan hingga saat ini, tegas Nardi.
Meski memberikan apresiasi, DPD ASWIN Kalbar menegaskan bahwa pengawasan tidak berhenti sampai di sini. Organisasi akan terus melakukan pemantauan hingga pekerjaan selesai 100 persen dan memasuki tahapan serah terima, guna memastikan kualitas yang telah dicapai tetap terjaga serta seluruh pekerjaan diselesaikan sesuai kontrak.
Menurut Nardi, proyek ini menunjukkan bahwa sinergi antara penyedia jasa, konsultan, dan pihak BWSK I dapat menghasilkan pembangunan yang memenuhi standar teknis apabila pengawasan dilakukan secara konsisten dan setiap masukan direspons secara profesional.
DPD ASWIN Kalbar menegaskan akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen terhadap seluruh proyek pembangunan yang menggunakan anggaran negara. Organisasi akan memberikan apresiasi kepada pelaksana yang bekerja sesuai ketentuan, sekaligus menyampaikan kritik konstruktif apabila ditemukan indikasi penyimpangan berdasarkan fakta dan data hasil monitoring di lapangan.
Proyek Peningkatan Daerah Irigasi Rawa Tebas Komplek diharapkan mampu meningkatkan layanan irigasi, memperkuat ketahanan pangan, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Sambas. Keberhasilan pelaksanaan proyek ini diharapkan menjadi contoh bahwa pembangunan yang transparan, diawasi secara terbuka, dan berorientasi pada mutu merupakan wujud nyata akuntabilitas penggunaan anggaran negara.
jurnalis. Budi Sugirto
editor. Ibnu Agusmar
