Madina harianIndonesia.com
Koperasi Merah Putih Desa Jambur Padang Matinggi mengusulkan Perpindahkan posisi tiang di tiga titik dengan berjalanya Peroses pemerataan penimbunan lahan pertapakan Koperasi Merah Putih agar secepatnya di respon oleh perusahaan PT PLN UP3 Padang Sidempuan atau PLN ULP Panyabungan ungkap Armanto siregar selaku pemilik lahan kepada awak media mingu 19 juli 2026.
Senada dengan surat permohonan ketua Koperasi Merah Putih Desa Jambur yang telah resmi bermohon tersurat yang di tanda tangani oleh Bapak kapten INF ABDUL KODR AK Harahap selaku Danramil 13 Panyandungan juga ketua koperasi berserta sekretaris koperasi Merah Putih Desa Jambur Padang Matinggi Kecamatan Panyabungan kabupaten Mandailing
Masyarakat Desa Jambur Padang Matinggi beserta Pelaku UMKM perajin Pembuat Batu bata di sekitaran Desa Jambur Sangat menyabut baik dengan hadirnya sebuah Koperasi Merah Putih ini bisa berjalan baik lancar sesuai program Bapak Presiden Prabowo
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) adalah program pemerintah yang digagas untuk menggerakkan ekonomi akar rumput. Koperasi ini berfungsi sebagai pusat distribusi barang subsidi dan kebutuhan pokok, sekaligus penyalur permodalan untuk petani dan UMKM
Setiap koperasi dapat mengajukan modal pinjaman hingga Rp3 miliar melalui bank Himbara (seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI) dengan bunga 6% dan tenor 6 tahun
KDMP diproyeksikan menjadi penyalur utama berbagai komoditas subsidi, termasuk pupuk dan elpiji 3 kg Program ini mendapat sorotan terkait rantai pasok barang, independensi pengawasan oleh kepala desa, serta risiko gagal bayar yang dapat membebani keuangan desa Pemerintah telah menyediakan platform pendukung seperti Simkopdes untuk memfasilitasi keanggotaan dan operasional lainya
Dengan medukung Perogeram pemerintah den percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih masyarakat berharap agar pihak PT PLN UP3 Padang Sidempuan maupun Rayon Panyabungan agar secepatnya memindahkan tiang PLN yang ada di sekitaran lahan bangunan di perkirakan nantinya mengangu aktivitas dikarnakan jarak kabel besar arus tegangan tinggi sangat rendah dari tanah ,
Biro Madima
Syamsuddin Nst
