Skip to content
PT ANUGRAH MAKMUR REPUBLIK

PT ANUGRAH MAKMUR REPUBLIK

+62 819-4463-7476

Primary Menu
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Sports
  • Economy
  • Entertaiment
    • Crypto Currency
    • Technology
    • Fashion
    • Travel
    • Gaming
  • Tentang Kami
    • Pedoman Siber
HARIAN TV
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Jelang Iduladha, TPID Lampung Selatan Antisipasi Kenaikan Harga Cabai dan Bahan Pokok
  • Kabar Daerah

Jelang Iduladha, TPID Lampung Selatan Antisipasi Kenaikan Harga Cabai dan Bahan Pokok

Mediaharianindonesia.bot Mei 25, 2026
Jelang Iduladha, TPID Lampung Selatan Antisipasi Kenaikan Harga Cabai dan Bahan Pokok

LAMSEL, Kalianda – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lampung Selatan mulai memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kenaikan harga cabai dan sejumlah bahan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Langkah itu dilakukan usai TPID Lampung Selatan mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Senin (25/5/2026), dari ruang Kabag Perekonomian Kantor Bupati setempat.

Rakor nasional itu membahas perkembangan inflasi nasional menjelang Iduladha, khususnya sejumlah komoditas pangan yang berpotensi mengalami kenaikan harga di berbagai daerah.

Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, menegaskan bahwa fokus utama rapat adalah membedah persoalan riil yang menjadi pemicu naiknya harga bahan pokok di daerah.

“Tidak semua secara umum dibahas, intinya yang menyebabkan kenaikan atau permasalahan di daerah tertentu, kenaikan harga bahan pokoknya harus dibahas, jangan sampai tidak tersentuh,” ujar Tomsi.

Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik, Pudji Ismartini, memaparkan bahwa berdasarkan tren historis sejak 2022 hingga 2025, momentum Iduladha hampir selalu memicu inflasi, meski tingkatnya masih lebih rendah dibanding Ramadan dan Idulfitri.

Menurut BPS, kelompok makanan, minuman, dan tembakau masih menjadi penyumbang inflasi terbesar pada periode Iduladha.

Komponen harga bergejolak, terutama cabai rawit dan cabai merah, tercatat paling sering memicu lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan.

Selain cabai, harga minyak goreng dan bawang merah juga mulai menunjukkan tren kenaikan di sejumlah kabupaten/kota. Sebaliknya, beberapa komoditas seperti telur ayam ras, daging ayam ras, dan bawang putih justru cenderung mengalami penurunan harga.

BPS juga mencatat hingga minggu ketiga Mei 2026, terdapat 17 provinsi mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH), sementara 21 provinsi lainnya mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.

Melalui rakor tersebut, TPID Lampung Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas harga bahan pokok, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terjangkau menjelang Hari Raya Iduladha,(red)

About The Author

Mediaharianindonesia.bot

See author's posts

Continue Reading

Previous: Tekankan Orientasi Hasil, Asisten Adum Edy Firnandi Dorong ASN Disiplin dan Responsif
Next: Tak Sekedar Reses, Rahmansyah Sibarani Gotongroyong Benahi Jalan Rusak Paascabanjir Dibarus

Related News

Wali Kota Tinjau Progres Pembangunan Huntap, Akses Jalan Sudah Capai 600 Meter
  • Kabar Daerah
  • Nasional

Wali Kota Tinjau Progres Pembangunan Huntap, Akses Jalan Sudah Capai 600 Meter

Ibnu agusmar Juni 3, 2026
Masyarakat Tubaba Minta BNN Hadir, Perangi Peredaran Narkoba Hingga Tingkat Tiyuh
  • Kabar Daerah

Masyarakat Tubaba Minta BNN Hadir, Perangi Peredaran Narkoba Hingga Tingkat Tiyuh

Mediaharianindonesia.bot Juni 3, 2026
Sat Narkoba Polres Simalungun Torehkan Rekor Terbaik, Operasi Antik Toba 2026 Ringkus 53 Tersangka Dan Sita Lebih Dari Satu Kilogram Narkoba
  • Kabar Daerah
  • Nasional

Sat Narkoba Polres Simalungun Torehkan Rekor Terbaik, Operasi Antik Toba 2026 Ringkus 53 Tersangka Dan Sita Lebih Dari Satu Kilogram Narkoba

Ibnu agusmar Juni 3, 2026

About Me

Tag Clouds

Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.