Harianindonesia.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memastikan bonus SEA Games 2025 langsung masuk ke kantong atlet dan tim kepelatihan. Total Rp 465,25 miliar dikucurkan pemerintah untuk kontingen Indonesia pada SEA Games 2025.
Erick mengatakan, skema pemberian bonus SEA Games 2025 akan diberikan langsung ke masing-masing rekening atlet dan pelatih melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI).
“Untuk memastikan transparansi, bapak presiden, kami dari Kementerian Pemuda dan Olahraga langsung juga mentransfer seluruh bonus kepada masing-masing atlet dan pelatih melalui Bank BRI,” kata Erick dalam prosesi pemberian bonus SEA Games di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/1/2025).
Bonus terbesar SEA Games diberikan kepada atlet perorangan peraih medali emas senilai masing-masing Rp 1 miliar. Angka itu meningkat signifikan dibandingkan SEA Games 2023 yaitu sebesar Rp 525 juta.
Sementara itu, bonus untuk atlet perorangan peraih medali perak dan perunggu tetap sama seperti edisi sebelumnya, masing-masing Rp 315 juta dan Rp 157 juta.
Adapun atlet kategori ganda dan beregu menerima bonus emas, perak, dan perunggu dengan skema perhitungan khusus. Bonus tersebut diserahkan secara simbolis oleh Presiden Prabowo kepada perwakilan atlet.
“Nanti juga ada perhitungan sendiri untuk beregunya Bapak (presiden), termasuk pelatih juga mendapatkan bonus Bapak,” jelas Erick.
Erick menegaskan pemberian bonus SEA Games adalah amanah negara yang harus dilaksanakan Kemenpora demi kemajuan dan kejahteraan para atlet serta tim kepelatihan pada masa depan.
Pemberian bonus besar kepada kontingen Indonesia di SEA Games 2025 ini merupakan tindak lanjut dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan apresiasi dan kesejahteraan para atlet serta pelatih yang telah mengharumkan nama bangsa. Total kucuran dana Rp 465,25 miliar menandakan adanya peningkatan perhatian serius terhadap sektor olahraga nasional.
Secara khusus, peningkatan signifikan bonus untuk peraih medali emas perorangan dari Rp 525 juta pada SEA Games 2023 menjadi Rp 1 miliar peraih medali emas individu menunjukkan upaya pemerintah untuk memberikan insentif yang jauh lebih kompetitif.
Hal ini diharapkan tidak hanya menjadi penghargaan atas kerja keras yang telah dilakukan, tetapi juga sebagai motivasi kuat bagi atlet muda untuk berprestasi di kancah internasional pada masa mendatang.
Mekanisme transfer langsung melalui BRI yang ditekankan oleh Menpora Erick Thohir juga mencerminkan komitmen terhadap tata kelola yang bersih dan transparansi dalam pengelolaan dana negara, memastikan hak para pahlawan olahraga ini diterima secara utuh dan tepat waktu. (*)
