Langkat 12/08/2026. Harian Indonesian com
TANJUNG LENGGANG Ada pemandangan tak biasa yang memancarkan energi positif di Posyandu Kemuning, Desa Tanjung Lenggang. Suasana yang dahulu identik dengan antrean kaku dan sekadar timbang badan, kini telah bertransformasi menjadi ruang interaktif yang hangat, edukatif, dan dinanti-nanti oleh para ibu serta balita setempat.
Aktor utama di balik perubahan signifikan ini tidak lain adalah Fitri Andriani, istri Kepala Desa Tanjung Lenggang. Tak sekadar memangku jabatan secara formal, Fitri memilih turun langsung ke lapangan, memimpin, merangkul, dan menggerakkan roda pelayanan Posyandu Kemuning dengan tangan dinginnya.
Menerobos Batas Rutinitas
Di bawah komando Fitri Andriani, Posyandu Kemuning berhasil mematahkan stigma lama. Pelayanan kesehatan masyarakat desa yang kerap dianggap formalitas semata, kini disulap menjadi gerakan sosial berbasis keterbukaan dan kepedulian.
”Kesehatan ibu dan anak adalah fondasi utama masa depan Desa Tanjung Lenggang. Kita tidak bisa bekerja setengah-setengah jika ingin mencetak generasi emas dari desa ini,” ujar Fitri di sela-sela kesibukannya mendampingi warga.
Langkah strategis yang diusung Fitri yang juga didampingi bidan desa Mawar berfokus pada pendekatan humanis dan modernisasi pelayanan sederhana:
Inovasi Pelayanan Ramah Anak:
Menghadirkan konsep tempat tumbuh kembang yang menyenangkan, sehingga balita tak lagi takut saat mendatangi posyandu.
Edukasi Gizi & Cegah Stunting: Program pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis bahan lokal kaya nutrisi yang dikemas menarik dan edukatif bagi para ibu.
Jemput Bola & Pendataan Responsif: Kader tidak hanya menunggu di tempat, melainkan aktif menyisir dan menyapa keluarga yang membutuhkan perhatian ekstra.
Buah Manis Kerja Keras
Dedikasi tanpa henti ini langsung membuahkan hasil nyata. Tingkat partisipasi warga yang sebelumnya fluktuatif kini melonjak drastis. Para ibu tak lagi datang sekadar menggugurkan kewajiban, melainkan membawa semangat untuk belajar dan mengontrol kesehatan buah hati mereka secara berkala.
Apresiasi pun mengalir deras dari tokoh masyarakat hingga warga sekitar. Sosok Fitri Andriani dinilai mampu menjembatani peran kepemimpinan desa dengan ketulusan seorang ibu, menjadikan Posyandu Kemuning sebagai simbol keberhasilan pemberdayaan perempuan dan kesehatan masyarakat di Desa Tanjung Lenggang.
Penulis Hambali
editor. Ibnu Agusmar
