MediaHarian Indonesia.com Tanggamus
Arak-arakan Reog, Kuda Lumping, dan Kuntau membelah jalan Pulau Panggung. Di ujungnya, 1.500 kader Partai Golkar se-Kabupaten Tanggamus berkumpul di Aula Bulog Pekon Tekad, Senin 15/6/2026. Agenda ganda: Gerakan Lampung Menanam sekaligus temu kader.
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung Anan A. Rozak hadir langsung. Di sebelahnya duduk Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, Plt. Ketua DPD Golkar Tanggamus Tony Eka Candra, Sekretaris DPD Provinsi Aprozi Alam, Ketua Harian DPD Provinsi Riza Mirhadi, serta anggota DPRD dari 5 fraksi: Golkar, PDI Perjuangan, PAN, PKB, dan Gerindra.
Di podium, Anan A. Rozak menegaskan Golkar tidak boleh jadi partai seremonial. Pelestarian alam, katanya, sama pentingnya dengan perebutan kekuasaan.
“Kader Golkar harus tetap bersatu, bekerja nyata di tengah masyarakat, dan menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan Lampung yang lebih hijau dan sejahtera. Saya berharap Golkar semakin solid dan terus tumbuh kuat melayani kepentingan rakyat,” tegas Anan.
Pernyataan itu langsung diikuti prosesi penanaman pohon secara simbolis. Sebelumnya, rombongan disambut parade budaya: Reog Kridomudo Gisting asuhan Mas Kikit, Kuda Lumping Oglek Turunggo Mudo asuhan Bapak Marsudi, Seni Kuntau Emas Hikas, Tabuh Pusako Minang, hingga Pedang Adat Lampung dari Talangpadang.
Namun di balik kemeriahan, Plt. Ketua DPD Golkar Tanggamus Tony Eka Candra membuka kartu. Golkar Tanggamus sedang puasa” kursi strategis.
Sejak 2019 Fraksi Golkar belum kembali menduduki kedudukan strategis di DPRD seperti sebelumnya. Kami kangen kursi itu,” ucap Tony blak-blakan.
Selama dua periode terakhir, kursi wakil rakyat di legislatif kosong bagi Golkar Tanggamus. Karena itu, Tony menaruh harapan besar ke kader muda.
Saya berharap ke depan lahir kader-kader tangguh yang mampu bertarung dan kembali menempati posisi yang selama dua periode kosong, yakni wakil di legislatif,” lanjutnya.
Acara ini jadi bukti dua hal: persatuan kader dan kepedulian Golkar ke lingkungan. Tapi publik Tanggamus menunggu bukti ketiga: kerja nyata di parlemen.
1.500 pohon bisa tumbuh dalam 5 tahun. Kursi DPRD harus direbut dalam 4 tahun ke depan. “Gerakan Lampung Menanam” hari ini adalah simbol. Ujian sebenarnya ada di bilik suara 2029.
Golkar Tanggamus sudah pasang kuda-kuda. Kini tinggal dibuktikan: solid di lapangan, menang di legislatif
Romy Batara 94
