Bandar Lampung,— Pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di Sekretariat DPRD Kota Bandar Lampung tahun anggaran 2025 menjadi perhatian setelah muncul sejumlah temuan yang mengindikasikan potensi ketidaksesuaian dengan prinsip pengadaan pemerintah.
Berdasarkan penelusuran pada sistem e-Katalog versi terbaru dan Rencana Umum Pengadaan (RUP), terdapat pola pengadaan yang memperlihatkan penggunaan penyedia yang sama dalam beberapa paket kegiatan.
### Pola Pengadaan pada Satu Penyedia
Data yang dihimpun menunjukkan terdapat lima paket pengadaan yang dilaksanakan melalui satu penyedia yang sama, yakni CV. TAMA GROUP, dengan total nilai mencapai sekitar Rp883 juta. Paket tersebut mencakup pemeliharaan gedung serta pengadaan berbagai kebutuhan mebel pejabat.
Penggunaan penyedia yang sama dalam beberapa paket ini memunculkan pertanyaan terkait optimalisasi persaingan usaha dalam proses pengadaan.
### Perbedaan Perencanaan dan Realisasi
Sejumlah perbedaan antara dokumen perencanaan dan realisasi pengadaan juga teridentifikasi. Pada paket belanja lemari dan arsip, misalnya, tidak seluruh item yang tercantum dalam RUP ditemukan pada katalog penyedia.
Hal serupa terlihat pada pengadaan meja kerja pejabat, di mana beberapa spesifikasi yang direncanakan tidak sepenuhnya terakomodasi dalam produk yang tersedia.
Kondisi ini menimbulkan kebutuhan untuk memastikan kesesuaian antara perencanaan awal dan pelaksanaan di lapangan.
### Variasi Harga dan Efisiensi Anggaran
Dalam pengadaan kursi rapat, ditemukan adanya variasi harga antar penyedia untuk spesifikasi yang serupa. Perbedaan ini menjadi penting untuk ditelaah lebih lanjut, terutama terkait proses pembandingan harga yang menjadi bagian dari prinsip efisiensi pengadaan.
### Indikasi Duplikasi dan Kesesuaian Pekerjaan
Pada paket pemeliharaan gedung, beberapa komponen pekerjaan yang tercantum dalam RUP tidak secara jelas ditemukan dalam katalog penyedia. Selain itu, terdapat item yang muncul di lebih dari satu paket pengadaan, sehingga memerlukan klarifikasi lebih lanjut untuk memastikan tidak terjadi penganggaran ganda.
### Profil Penyedia dan Ruang Evaluasi
Dari penelusuran katalog, penyedia yang dimaksud menawarkan beragam jenis produk dan layanan lintas kategori. Hal ini membuka ruang evaluasi lebih lanjut terkait kesesuaian kompetensi penyedia dengan kebutuhan pengadaan yang spesifik.
### Pentingnya Referensi Harga
Sesuai regulasi pengadaan pemerintah, penggunaan referensi harga pembanding menjadi salah satu instrumen penting dalam memastikan efisiensi anggaran. Oleh karena itu, proses ini menjadi aspek yang perlu diperhatikan dalam setiap transaksi pengadaan.
### Dorongan Audit dan Klarifikasi
Sejumlah pemerhati kebijakan publik menilai bahwa temuan-temuan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui audit dan klarifikasi oleh pihak terkait.
> “Prinsip dasar pengadaan adalah transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas. Jika terdapat ketidaksesuaian, maka penting untuk dilakukan penelusuran secara menyeluruh,” ujar seorang sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Ia menambahkan bahwa langkah evaluasi diperlukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Sekretariat DPRD Kota Bandar Lampung terkait temuan tersebut. Media ini masih berupaya mengonfirmasi kepada pihak terkait guna memperoleh penjelasan yang berimbang.
Publik diharapkan menunggu hasil klarifikasi dan, apabila diperlukan, proses audit dari instansi berwenang guna memastikan kepatuhan terhadap aturan serta menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran daerah.
*(Redaksi)*
