Lampung Selatan – Insiden ulat dalam sayur terong di SDN 1 Jati Mulyo, Lampung Selatan, telah memicu kemarahan dan kekecewaan masyarakat. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Sholawatul Falah Lampung, yang bertanggung jawab atas penyediaan makanan bergizi di sekolah tersebut, patut dikritik keras.
Bagaimana bisa ulat bisa masuk ke dalam sayur terong yang disajikan kepada siswa? Apakah SPPG tidak memiliki standar kebersihan yang memadai? Apakah mereka tidak memeriksa makanan sebelum disajikan?
Asisten Lapangan (ASLAP) SPPG, Arvin, hanya menyampaikan bahwa mungkin saja kejadian itu hanya kebetulan dan meminta agar berita tersebut tidak dipublikasikan. Apakah ini adalah contoh dari sikap tidak bertanggung jawab?
Kami menuntut SPPG untuk memberikan penjelasan resmi dan transparan tentang insiden ini. Kami juga meminta pemerintah untuk melakukan investigasi dan mengambil tindakan tegas terhadap SPPG jika terbukti lalai dalam menjalankan tugasnya.
Makanan bergizi adalah hak anak-anak, bukan tempat pembuangan sampah! SPPG harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi dan memastikan bahwa insiden seperti ini tidak terulang lagi.
*Latar Belakang Insiden*
Makanan bergizi adalah hak anak-anak, bukan tempat pembuangan sampah! SPPG harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi dan memastikan bahwa insiden seperti ini tidak terulang lagi.Insiden ulat dalam sayur terong ini terjadi pada Senin, 17 November 2025, pukul 10:00 WIB, ketika makanan bergizi sedang didistribusikan dari SPPG Yayasan Sholawatul Falah Lampung ke SDN1 Jati Mulyo. Salah satu siswa menemukan ulat dalam sayur terong yang sudah mati dan langsung memberitahu teman-temannya. Seluruh siswa di kelas tersebut berteriak tidak suka dengan makanan itu.
*Reaksi SPPG*ASLAP SPPG, Arvin, hanya menyampaikan bahwa mungkin saja kejadian itu hanya kebetulan dan meminta agar berita tersebut tidak dipublikasikan. Ia juga meminta bantuan awak media untuk menjaga agar berita ini tidak menyebar.
*Tuntut Kami*
Kami menuntut SPPG untuk:
– Memberikan penjelasan resmi dan transparan tentang insiden ini
– Mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab
– Meningkatkan standar kebersihan dan kualitas makanan
– Memastikan bahwa insiden seperti ini tidak terulang lagi
Kami juga meminta pemerintah untuk :
– Melakukan investigasi tentang insiden ini
– Mengambil tindakan tegas terhadap SPPG jika terbukti lalai dalam menjalankan tugasnya
– Meningkatkan pengawasan terhadap penyediaan makanan bergizi di sekolah-sekolah. (Tim ).
Editor Johan # Redaksi#www.mediaharianindonesia.com#fokus mengungkap fakta#
